DHCP Client Di Unix

Kita dapat mengatur sebuah network interface supaya memiliki alamat IP dinamis. Hal ini bisa dilakukan bila dalam network tersedia sebuah DHCP server. DHCP server akan mengalokasikan IP pada masing-masing host yang ada di dalam networknya. Ketika sebuah PC diset untuk menggunakan DHCP, setiap kali PC menyala menyala dia akan mencari DHCP server. DHCP kemudian akan memberikan IP kepada PC tersebut. Dalamhal ini PC tersebut disebut sebagai DHCP client.

Untuk mengatur sebuah PC (dengan sistem operasi Unix) supaya menggunakan servis DHCP perintah yang dapat kita gunakan adalah :

# ifconfig hme0 dhcp start

Pada perintah di atas, misalnya Ethernet0 akan diset supaya memiliki IP dinamis. Nama interface tergantung sistem operasinya, ada yang memberi nama Ethernet dengan nama eth0 (di Linux), ada juga yang menggunakan hme0 (di Solaris).

Untuk melihat apakah PC sudah bisa mendapatkan sebuah alamat IP dari DHCP server, kita dapat menggunakan perintah :

# ifconfig hme0 dhcp status
Interface State Sent Recv Declined Flags
hme0 BOUND 1 1 0 [PRIMARY]

Jika status sudah menunjukkan BOUND artinya client sudah bisa memperoleh IP dari DHCP server.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s