Bebek Goreng Borromeus

Gara-gara melihat Bondan Winarno makan bebek goreng di acara Wisata Kuliner Trans TV pagi ini, saya jadi ingin menulis tentang bebek goreng. Saya memang suka makan bebek goreng. Ada 1 tempat penjual bebek goreng yang sangat enak di Bandung. Di Jakarta sekarang saya malah belum pernah menemukan tempat yang menjual bebek yang enaknya sama dengan yang di Bandung.

Di Bandung, tempat makan bebek goreng yang paling enak yang pernah saya coba adalah di Jalan Hassanudin. Tidak tahu jalan Hassanudin? Itu loh jalan di samping Rumah Sakit Borromeus Bandung, di jalan Dago (Ir.H.Juanda). Di jalan itu, kalau malam ada penjual bebek goreng. Sebenarnya bukan hanya bebek goreng yang dijual. Di sana sama seperti penjual makanan Jawa Timuran yang juga menjual lele goreng, dll. Tempat ini dikenal sebagai Bebek Borromeus. Letaknya tepat di samping Rumah Sakit Borromeus. Tidak jauh dari pintu samping ruang gawat darurat salah satu rumah sakit terbesar di Bandung. Sudah satu tahun saya tidak pergi makan bebek di sana. Entah masih ada atau tidak.

Tinggal sekitar 5 tahun di Bandung, hanya bebek Borromeus ini yang paling enak di kota Bandung. Daging bebeknya empuk sekali, saking empuknya dagingnya sudah gampang sekali lepas dari tulangnya. Tidak sama seperti penjual bebek goreng yang sering kita temui, kadang daging di tempat-tempat tersebut daging bebek terlalu kenyal dan sulit lepas dari tulangnya. Saya tidak tahu mengapa bebek Borromeus begitu empuk, kemungkinan besar bebeknya dimasak terlebih dulu dalam panci presto.

Bebek Borromeus sangat ramai dikunjungi orang. Tiap hari penjual bebek ini efektif buka pukul 6 sore. Antrian panjang bukan hal yang aneh di tempat ini. Jangan kaget kalau Anda “dipaksa” menunggu lebih dari 15 menit ketika memesan bebek gorengnya. Makanan enak memang selalu dicari dan dinanti. Buktinya walaupun antrian yang panjang tidak menyurutkan minat orang-orang mencoba makan bebek di sana. Paling enak kalau kita datang ketika penjualnya baru buka, masih sepi dan antriannya tidak terlalu panjang.

Harga yang ditawarkan pun tidak jauh berbeda dengan penjual bebek goreng tepi jalan yang sering kita temui. Terakhir saya beli bebek di sana, harganya Rp8000,- …murah kan? Nah kalau Anda suka makan bebek goreng, tempat ini sangat saya rekomendasikan untuk dicoba.

6 thoughts on “Bebek Goreng Borromeus

  1. bebek goreng… ngacai… ngacai….
    tapi aku lebih suka bvj & mcdarmo, si bebek ali ini… agak basah menurutku, tapi enak juga… *gak konsisten*😛

  2. Bandung memang terkenal dengan kulinernya.
    uintuk meramaikan kuliner di bandung
    Salam kenal dari Bebek Geprek
    alamat depan puskesmas Kiaracondong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s