Membagi Akses Internet Speedy

Seorang teman saya di kos saya yang dulu di Bandung, menelepon saya menanyakan bagaimana caranya membagi akses internet ke semua komputer yang ada di kos. Rupanya dia sudah mempelopori adanya akses internet di kos. Dulu sewaktu saya masih kuliah, akses internet masih mahal. Sekarang akses internet makin murah, Speedy Unlimited sudah bisa dinikmati di kisaran harga Rp 750000,-.

Teman saya sudah membeli router dan switch (unmanagable) sesuai saran saya beberapa hari lalu. Sekarang tinggal tahap konfigurasinya. Di kos tersebut akan ada 10 user internet. Dengan membeli unmanagable swich 8 port Ethernet masih belum mencukupi sehingga saya rasa lebih baik membeli sebuah router saja (padahal bisa juga membeli switch dengan 24 port ethernet 🙂 )

Sambil iseng juga saya mencoba simulasinya terlebih dahulu dengan menggunakan Boson NetSim for CCNP v6.0. Gambar konfigurasinya seperti di bawah ini.

konfigurasi

Konfigurasi PC sebagai berikut :

  • Semua PC yang masuk ke switch (1-7) diberi IP statik seperti gambar di atas dan dengan gateway 192.168.1.10.
  • PC 8 masuk ke port ethernet router, diberi IP 192.168.3.2 dengan gateway 192.168.3.1
  • PC 9 masuk ke port ethernet router, diberi IP 192.168.4.2 dengan gateway 192.168.4.1

Konfigurasi router sebagai berikut :

  • Konfigurasi port (router yang dibeli punya 4 port ethernet).
    • 1 port ethernet router (Eth0/1) diberi IP 192.168.2.1; interface ini disambungkan dengan modem ADSL. IP interface ini tergantung dari IP yang diberi oleh Telkom selaku penyedia layanan internet.
    • 1 port ethernet router (Eth0/3) diberi IP 192.168.4.1; interface ini disambungkan host 9
    • 1 port ethernet router (Eth0/2) diberi IP 192.168.3.1; interface ini disambungkan ke host 8
    • 1 port ethernet router (Eth0/0) diberi IP 192.168.1.10; interface ini disambungkan ke switch & berguna sebagai gateway host 1-7
  • Perlu ada routing protocol supaya PC 1-7 bisa berkomunikasi dengan PC 8 dan 9 sekaligus supaya tiap PC bisa mengakses internet ; saya tadi mencoba pakai RIP untuk 4 network :
    • 192.168.1.0
    • 192.168.2.0
    • 192.168.3.0
    • 192.168.4.0

Saya sendiri tidak tahu router yang teman saya beli tersebut sudah support RIP atau belum, tadi saya malas saja mengkonfigurasi static route😀 karena lebih praktis dengan RIP.

Modem ADSL (hampir dapat disebut sebagai router) harus dikonfigurasi juga. Saya sendiri tidak paham betul apa saja yang perlu dikonfigurasi di modem ADSL tersebut. Karena tiap merek punya spesifikasi yang berbeda-beda. Yang jelas beberapa hal yang perlu diatur di modem tersebut adalah :

  • IP DNS Server
  • Username & password account Speedy.
  • Hostname
  • VPI
  • VCI
  • Encapsulation : PPPoA/LLC

Gambar konfigurasi sudah saya kirim ke teman saya. Mungkin nanti saya “remote” dari Jakarta untuk mengarahkannya menginstal network tersebut. Mudah-mudahan tidak salah saya membuat konfigurasi di atas😀 .

4 thoughts on “Membagi Akses Internet Speedy

  1. Mas Gimana Cara Low Pembagian di swith langsung….
    modem dari speedy kan adsl+router otomatis bisa langsung tuh ke swith..tetapi masalah saya ada disisi klient yang akan saya bagi

    jumlah pc saya 11 akan d pake sebagia server biling 1 dan lainnya klient,,,bisakah itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s