Sikap SBY Pada IPDN

Tahun ajaran mendatang (2007-2008) IPDN dipastikan tidak akan membuka pendaftaran mahasiswa baru. Dari Detik.com, diberitakan hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan agar IPDN tidak menerima mahasiswa baru di tahun ajaran baru nanti. Presiden juga meminta agar segala bentuk tindak kekerasan di dalam kampus IPDN dihapuskan. Pembenahan di lingkungan IPDN tampaknya akan menjadi agenda utama bulan-bulan mendatang…apalagi perintah datang langsung dari SBY😀

Belum lama ini saya juga berpikir bahwa sebaiknya IPDN tidak menerima mahasiswa baru sampai semua mahasiswa yang sekarang lulus. Supaya nantinya, akan ada generasi baru yang bisa diberikan budaya pendidikan dan gaya hubungan junior-senior yang lebih sehat. Dengan demikian budaya militerisme di lingkungan kampus bisa dihilangkan. Ada baiknya juga yang diminta Presiden SBY hari ini. Minimal dengan cara demikian akan berkurang 1 angkatan yang terbiasa dengan lingkungan militerisme.

Alangkah bodohnya pemerintah negeri ini jika tidak mampu mengatasi permasalahan yang acap kali timbul di lingkungan IPDN (yang notabene akan menghasilkan generasi pemimpin pemerintahan). Perintah SBY hari ini terhadap IPDN membuktikan bahwa pemerintah tidak bodoh dan masih peka dalam menangani urusan dalam negerinya. Sudah saatnya pemerintah memberesi apa yang terjadi di kampus tersebut. Miris rasanya melihat rekaman video yang ditayangkan beberapa stasiun swasta yang menampilkan tindak perploncoan mahasiswa senior pada juniornya. Semoga kejadian yang menimpa Cliff Muntu tidak akan terulang kembali.

8 thoughts on “Sikap SBY Pada IPDN

  1. Pembubaran itu pun saya kurang setuju, kesannya kok panik sekali. Kalau mau membunuh tikus ya coba diracun dulu atau ditembak pake senapan angin, tidak harus membakar rumahnya kan? Kecuali rumah tersebut memang sudah tidak diperlukan lagi dan memang tidak ada alternatif pemecahan masalah yang lain.

    Penutupan sementara untuk tahun ajaran baru pun sebenarnya bukan pemecahan masalah.

    Yang penting adalah penanganan serius dari pemerintah dalam mengusut kasus ini, kepada pelaku yang terbukti diberi hukuman sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

    Masa mengurus begitu saja harus panik? Rektornya kalau perlu diusut dan diberi sanksi tegas bila diperlukan pencopotan, mengingat ini merupakan tindakan berulang.

    Demikian komentar dan pendapat pribadi saya.

    Mertanus
    Social Observer

  2. @ Mertanus : kan IPDN sudah pernah diberi “kelonggaran” dan toleransi sejak berubah dari STPDN jadi IPDN.
    Mau ganti nama lagi? sampai kapan harus diberi toleransi?
    Apalagi kalau melihat fungsi lembaga pendidikan ini, bisa juga kan pejabat camat itu berasal dari universitas biasa. Dari jurusan FISIP misalnya. Saya setuju dengan pendapat yang mengatakan lebih baik uang negara “dihemat” dengan menghapus IPDN. Rekrut saja lulusan2 FISIP, beri pelatihan beberapa bulan ttg kecamatan. Lebih berbobot sepertinya.

  3. Saya dukung pengehentian penerimaan mahasiswa baru untuk selamanya.

    Kalau rumah itu memang rumah tikus, ya bakar saja, rumah tikus kok dipelihara? Kalau hanya tikusnya yg dibunuh, rumahnya mau dipake apa?

    Sudahlah, bubarkan saja IPDN, titik!

  4. Pingback: IPDN ? « Catatan Perjuangan Yudhi Arie Baskoro

  5. Cukup diperbaiki sistem pendidikan secara total dan mendasar, awasi pelaksanaan ajar mengajar dengan ketat, lakukan investigasi secara sunguh2 spy diketahui kenapa kejadian yg tidak diinginkan tsb terulang dan berulang-ulang. Pembubaran suatu institusi pendidikan adalah suatu ketidak adilan, karena akan ada sekelompok alumni namun tidak memiliki almamater. Itu sungguh bertenatngan dengan azas keadilan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s